
NABI DAN RASUL adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas
memberi petunjuk kepada manusia tentang ke-Esaan Allah SWT dan membina
mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam
Al Quran, "...ialah orang-orang yang mwnyampaikan risalah-risalah
Allah. Mereka takut kepada-Nya, dan mereka tiada merasa takut kepada
seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagi pembuat
perhitungan." (Q.S Al Ahzab: 39). Tentang perbedaan para Nabi/Rasul dengan umat manusia dalam Al Quran. Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka; "Kami
tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi
karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan
tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan
dengan ijin Allah." (Q.S Ibrahim; 11)
Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah, seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan ke segenap umatnya. Sebagian Nabi dan Rasul ada yang dilebihkan derajatnya atas sebagian yang lain. Firman Allah SWT; "Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian Nabi-nabi itu atas sebagian yang lain." (Q.S. Al Isra; 55). "Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Diantara mereka ada yang Allah meninggikannya beberapa derajat (yang dimaksudkan disini : Nabi Muhammad SAW). Dan Kami berika kepada Isa Putra Maryam beberapa mu'jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus." (Q.S Al Baqarah; 253).
Allah mengutus Rasul dengan hidayah dan agama. "Dialah yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai." (Q.S At Taubah; 33). Para Rasul itu merupakan rahmat bagi umat manusia. Firman ALlah SWT; "Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus Rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu." (Q.S Ad-Dukhaan; 5-6). Dan sebagai umat Islam, kita wajib mentaati Rasulullah SAW. "Katakanlah: "Taatilah Allah dan Rasul-Nya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir." (Q.S Ali Imran; 32). "Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul-Nya." (Q.S An-Nisa; 59).
Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah, seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan ke segenap umatnya. Sebagian Nabi dan Rasul ada yang dilebihkan derajatnya atas sebagian yang lain. Firman Allah SWT; "Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian Nabi-nabi itu atas sebagian yang lain." (Q.S. Al Isra; 55). "Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Diantara mereka ada yang Allah meninggikannya beberapa derajat (yang dimaksudkan disini : Nabi Muhammad SAW). Dan Kami berika kepada Isa Putra Maryam beberapa mu'jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus." (Q.S Al Baqarah; 253).
Allah mengutus Rasul dengan hidayah dan agama. "Dialah yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai." (Q.S At Taubah; 33). Para Rasul itu merupakan rahmat bagi umat manusia. Firman ALlah SWT; "Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus Rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu." (Q.S Ad-Dukhaan; 5-6). Dan sebagai umat Islam, kita wajib mentaati Rasulullah SAW. "Katakanlah: "Taatilah Allah dan Rasul-Nya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir." (Q.S Ali Imran; 32). "Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul-Nya." (Q.S An-Nisa; 59).






Posting Komentar